Suwatu hari ada sekolah.
Di luar sekolah itu banyak anak remaja yang sedang istirahat.
Ada seorang anak yang bernama Wahyu, dia sedang duduk bersama kedua orang temannya. Salah satu temannya bilang,’ yang satu pikirin tv yang satu lagi pikirin perempuan!
Kriiinnnggg…..bel pulang sekolah tiba.
Wahyu pergi ke lapangan untuk main bola.
Priiiitttt…pertandingan usai.
Pelatih Wahyu bilangin Wahyu
‘Bapakmu mana?’
‘Pulang”
‘Ini uang untuk pertandingan ini’
Keesokan harinya ada pertandingan Bahasa Inggris.
Wahyu diajak temannya ke sana. Wahyu tidak sempat untuk ke sana karenadia menolong anak kecil untuk pulang ke rumahnya. Ternyata anak kecil itu anak pelatih Persema. Wahyu diajak untuk try out bersama Persema. Kata Wahyu ‘lain kali saja’.
Keesokan harinya pelatih Persema mengajak Wahyu try out, Wahyu-pun ikut, tapi dia dalam masalah. Kesehatan dia tidak baik, jadi dia tidak bisa main bola lagi.
Saat pulang, dia main bola, diselengkat sampai tak berdaya. Dia dijemput pelatih Persema untuk disembuhkan. Saat sembuh dia ikut pertandingan.
Priiiittt….Persema menang.
Tamat.
***
Menonton Tendangan dari langit bersama ayah dan adek Syafa di Atrium Senen, Minggu 11 September 2011.

September 16, 2011 pada 4:53 am
[...] Untuk review film Tendangan Dari Langit, sudah dibuat oleh Rafif di sini Rate this: Like this:SukaBe the first to like this post. This entry was posted in Abang Rafif, Anak-anak, belajar dari anak-anak, film, Kakak Rahma, kunjungan, Mama, Syafa, Umum. Bookmark the permalink. ← Mau makan? duduk dulu yaaaa…. [...]
September 16, 2011 pada 12:50 pm
KEREN EUY!
Berharap satu hari nanti si abang bisa melakukan hal yang sama jika abis nonton film